Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
BNPB utamakan perbaikan tanggul jebol di Bekasi, cegah banjir susulan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-05 18:20:38【Sehat】276 orang sudah membaca
PerkenalanTanggul sementara dari karung berisi pasir yang dipasang tim petugas gabungan untuk mengantisipasi b

BNPB telah menyalurkan bantuan material berupa 150 kubik pasir dan 5.000 geobag untuk perbaikan tanggul sementara di wilayah terdampak
Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprioritaskan perbaikan tanggul jebol di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, untuk mencegah banjir susulan setelah genangan di sejumlah wilayah mulai berangsur surut.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Rabu, mengangakan perbaikan tanggul menjadi langkah utama pada masa transisi darurat menuju pemulihan pasca-banjir.
“BNPB telah menyalurkan bantuan material berupa 150 kubik pasir dan 5.000 geobaguntuk perbaikan tanggul sementara di wilayah terdampak,” kata Abdul Muhari.
Baca juga: 3.548 warga Kabupaten Bekasi terdampak banjir
BNPB mengkonfirmasi banjir yang sempat melanda tujuh kecamatan di Kabupaten Bekasi itu sejak Jumat (31/10) kini hanya tersisa di Kecamatan Sukatani.
Tim gabungan yang terdiri atas BPBD, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Dinas Lingkungan Hidup, dan Kodim 0509 Bekasi, masih bekerja di lapangan.
Selain memperkuat tanggul, BNPB juga menurunkan dua alat berat untuk mempercepat pembersihan material lumpur dan memperlancar aliran sungai. Dari BBWS, enam alat berat tambahan dikerahkan untuk mempercepat proses normalisasi sungai.
Baca juga: Tujuh kecamatan di Bekasi terendam banjir luapan Kali Cikarang
Abdul Muhari menyebut upaya pembersihan dan penguatan tanggul dilakukan bersamaan dengan distribusi bantuan logistik dan peralatan kebersihan untuk warga terdampak.
“BNPB memastikan dukungan logistik, seperti makanan siap saji, selimut, matras, tenda keluarga, dan hygiene kit,terus disalurkan hingga situasi benar-benar pulih,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai agar tetap waspada terhadap potensi hujan deras di hulu serta melapor segera jika ditemukan kerusakan tanggul atau aliran sungai yang tersumbat.
Baca juga: Bupati Bekasi instruksikan percepatan penanganan banjir
Suka(2)
Artikel Terkait
- CP Group Thailand yakin pada pasar China yang luas dan terbuka
- Masyarakat lepas liar 20 ribu tukik di Paloh Kalbar
- Kemenperin picu kemandirian industri lewat Pameran Industri Agro 2025
- BGN proses penonaktifan pelaku pelecehan verbal pegawai SPPG
- Joyland Sessions digelar November, ada L'Impératrice hingga TV Girl
- Tokoh muda inspiratif Indonesia di Hari Sumpah Pemuda 2025
- Wilayah Caoxian di China Timur jadi pusat ekonomi hewan peliharaan
- BBPOM Makassar gagalkan peredaran ribuan kosmetik TIE di Sidrap
- Kepala BPOM jelaskan potensi pengembangan ATMP ke mahasiswa Beijing
- Anak sering mimisan? Jangan panik, ini cara mudah mengatasinya
Resep Populer
Rekomendasi

Dinkes: Waspada paparan mikroplastik dari air hujan

Perjalanan dua KA di Jember alami keterlambatan akibat banjir Semarang

Perpaduan Roti dan Pengobatan Tradisional China Makin Populer di China

BGN targetkan "zero" kasus dalam Program MBG dengan sejumlah inovasi

Polri gelar tanam jagung kuartal IV guna dukung swasembada pangan

Siswa Sekolah Rakyat di Tangsel dapat laptop

Pastikan keamanan produk, DKPP Batam perketat pengawasan obat hewan

KAI pastikan pengembalian tiket 100 persen imbas banjir di Semarang